Home » Utama » Ekonomi & Bisnis » Kepelabuhanan » Bambang Haryo Anggota DPR RI : Fungsi Tol Laut itu  Stabilisator Pasar, Agar Disparitas Menurun
Bambang H sidak ke Kapal Tol Laut Logistic nusantara yang dioperasikan PT Pelni, didampingi Pejabat Kesyahbandaran Utama , Otoritas Pelabuhan dan Kacab Pelni, rabu (10/4)

Bambang Haryo Anggota DPR RI : Fungsi Tol Laut itu  Stabilisator Pasar, Agar Disparitas Menurun

SURABAYA, BERKASNEWS.COM– Program  Tol Laut yang digadang-gadang untuk menekan disparitas harga dinilai masih jauh dari harapan, hal itu diungkapkan Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), harusnya Tol Laut ini berfungsi sebagai stabilisator pasar, sehingga bisa menekan disparitas harga, sehingga Rakyat yang diuntungkan.

“harusnyaTol laut sebagai stabilisator pasar, tentu barang komoditi yang akan dikirim harus diatur pemerintah, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat tujuan tol laut itu benar-benar, lalu dijual kemana, tapi ini yang saya lihat tidak terjadi,” kata politikus dari fraksi Gerindra saat sidak  Kapal Tol Laut Logistic Nusantara II yang Dioperasikan PT Pelni di pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (10/4/2019).

Kata Bambang, mestinya barang yang diangkut Tol laut itu yang menentukan harganya adalah pemerintah, tidak dilepas dengan mekanisme pasar.agar barang yang tidak dimuat di Tol Laut itu  ikut  murah, sehingga bukan pedagangnya yang diuntungkan tapi Rakyat yang senang karena Disparitas jadi turun.Jadi nanti barang yang mau dijual kemana itu harus pemerintah yang mengatur bekerjasama dengan dinas-dinas terkait yang ada di daerah.

“kalau Pemerintah tidak tahu komoditi ini dijual kemana ? Dengan harga berapa? Maka yang akan diuntungkan adalah para-para kapital kapital bukan rakyat, padahal ini disubsidi uang Rakyat karena APBN,” tandas anggota DPR  RI dapil Jatim (Surabaya-Sidoajo)

Bambang, tidak menampik konsep Tol Laut itu sudah bagus namun teknisnya yang salah, harusnya ada kebijakan yang mengatur  penetapan jenis barang yang harus diangkut tol laut dan  yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat kepulauan yang menjadi tujuan tol laut.  Tidak hanya pembagian muatan barang saja, yang mana komposisinya 60 persen barang milik badan usaha milik negara (BUMN), sementara 40 persen barang milik swasta.

“padahal Harusnya kalau barang milik rakyat itu 100 persen dengan 11 komoditas termasuk semen sehingga bisa sebagai penetrasi harga barang di tempat tujuan tol laut,” harapnya

Untuk itu Bambang berharap,agar Menko ekuin bertanggung jawab Atas Tol Laut Ini, dan segera membenahi hal ini agar kedepan fungsi tol laut ini betul- betul dirasakan Masyarakat.

” kalau gak bisa ngurusi hal itu jangan jadi Menko Ekoin istirahat saja,” kata Bambang

Sehingga kata Bambang,Tol laut benar – benar berfungsi yang sebenarnya yaitu agar Disparitas harga menurun bukan malah pedagang yang diuntungkan

” tapi kalau Tol laut tidak ada fungsinya, lebih baik dibubarkan saja karena hanya membebani APBN,” pungkasnya (Han)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Lagi, Duet Agus- Kholiq Nakhodai TKBM Tanjung Perak

SURABAYA, BERKASNEWS.COM-Prosesi pemilihan Pengurus Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM)  Pelabuhan Tanjung Perak periode 2019-2022 ...